*Tema: "Memungut Sampah, Tak Perlu Disuruh"
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Alhamdulillah kita bisa berkumpul lagi di pagi yang cerah ini dalam keadaan sehat. Shalawat serta salam semoga selalu tercurah kepada Nabi Muhammad SAW.
Anak-anakku yang Bapak/Ibu sayangi dan banggakan,
Coba Bapak/Ibu tanya, kalau Ananda memungut sampah... ada yang tepuk tangan nggak? Jarang ya. Ada yang muji? Kadang tidak. Bahkan mungkin nggak ada yang lihat sama sekali.
Tapi justru di situlah letak istimewanya.
Memungut sampah yang kita lakukan dengan ikhlas adalah kebaikan. Kebaikan yang tidak diumumkan, tapi nilainya besar di sisi Allah. Itu bukti kita berbuat baik bukan karena mau dipuji manusia, tapi karena mengharap ridho-Nya.
Ananda hebat,
Memang sampah itu kotor, baunya tidak enak, dan orang biasanya menghindar. Tapi orang yang berani memungutnya justru hatinya paling bersih. Bersih niatnya, bersih sikapnya, bersih akhlaknya.
Orang hebat itu bukan yang terlihat baik saat banyak kamera. Tapi yang tetap baik saat tidak ada yang memperhatikan.
Bayangkan, ketika Ananda jalan dan lihat sampah, lalu Ananda dengan sadar menunduk dan memungutnya tanpa disuruh. Di saat itulah Ananda sedang melatih diri jadi pribadi yang peduli, bertanggung jawab, dan mulia.
Allah sangat cinta pada hamba yang melakukan kebaikan kecil, diam-diam, tanpa pamrih. Bisa jadi satu sampah yang Ananda pungut hari ini, akan jadi pemberat timbangan amal kita di akhirat nanti.
Maka mulai sekarang, yuk jangan anggap remeh hal kecil.
Lihat sampah? Pungut.
Bukan karena ada aturan sekolah.
Bukan karena takut dimarahi guru.
Tapi karena hati kita sudah terlatih untuk menjaga dan peduli.
Ingat pesan ini baik-baik:
*_Yang kotor itu sampahnya.
Yang mulia itu orang yang memungutnya._*
Semoga dari kebiasaan kecil ini, kita semua tumbuh jadi generasi yang bersih luar dalam, berkarakter kuat, dan ikhlas dalam setiap perbuatan.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Saturday, September 26, 2026
Amanat Pembina Upacara
Contoh Ceramah Pembina Upacara
Tema : “Lelah yang Sementara, Hasil yang Selamanya”
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Selamat pagi dan salam sejahtera untuk kita semua.
Yang saya hormati Bapak Kepala Sekolah, Bapak/Ibu guru serta staf tata usaha, dan anak-anakku seluruh siswa yang Bapak banggakan.
Setiap hari Senin, kita berdiri di sini menatap bendera Merah Putih yang berkibar. Pernahkah kalian berpikir, mengapa kita harus bangun pagi, memakai seragam rapi, dan belajar setiap hari di sekolah?
Jawabannya sederhana: karena masa depanmu sedang dibangun hari ini.
Belajar itu memang tidak selalu mudah. Kadang rasanya lelah, malas, atau bahkan bingung saat menghadapi pelajaran yang sulit. Tapi ingatlah satu hal: rasa lelah dalam belajar itu sementara, sedangkan hasil dari belajar akan kalian nikmati seumur hidup.
Ibarat menanam pohon, prosesnya butuh waktu. Kita harus menyiramnya, memberinya pupuk, dan merawatnya dengan sabar. Sama halnya dengan belajar. Setiap lembar buku yang kalian baca, setiap tugas yang kalian kerjakan, dan setiap nasihat guru yang kalian dengarkan adalah pupuk bagi masa depan kalian.
ingatlah satu hal: rasa lelah dalam belajar itu sementara, sedangkan hasil dari belajar akan kalian nikmati seumur hidup.
Bapak/Ibu ingin berpesan tiga hal singkat untuk kalian ingat sepanjang minggu ini:
1. Niatkan dari rumah: Datang ke sekolah bukan sekadar gugur kewajiban, tapi untuk membawa pulang ilmu baru.
2. Hargai proses: Jangan malu bertanya jika tidak tahu, dan jangan ragu mencoba meski takut salah.
3. Ingat orang tua: Di balik keringat orang tua kalian yang bekerja keras, ada harapan besar agar kalian kelak menjadi orang yang sukses dan bermanfaat.
Anak-anakku, jadikan hari Senin ini sebagai awal yang baru untuk melangkah lebih semangat. Tunjukkan bahwa kalian adalah generasi yang tangguh dan siap meraih cita-cita.
Demikian amanat yang dapat Bapak/ibu sampaikan. Semoga Allah Swt. memberikan kita kemudahan dan petunjuk dalam menuntut ilmu.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
5 Program Numerasi Yang Bisa Di Terapkan Di Sekolah
*5 PROGRAM NUMERASI YANG BISA DI TERAPKAN DI SEKOLAH.*
1. Program “Pojok Numerasi” di Kelas
🧭 Tujuan:
Meningkatkan minat dan kebiasaan berpikir matematis sehari-hari melalui pendekatan visual, eksploratif, dan kontekstual.
📚 Kegiatan:
• Menyediakan pojok khusus di kelas berisi permainan numerasi (puzzle, tangram, teka-teki logika, board game matematika).
• Setiap minggu, siswa mencoba satu permainan secara bergiliran.
• Guru menyediakan “tantangan mingguan” di papan numerasi (contoh: “Buatlah 10 dengan 4 angka dan 3 operasi berbeda”).
🎯 Metode:
• Discovery Learning
• Peer Teaching (siswa belajar lewat kerja kelompok)
📝 Evaluasi:
• Refleksi mingguan siswa
• Kuis numerasi ringan setiap akhir bulan
• Jurnal guru mencatat perkembangan siswa yang aktif/kurang aktif
2. “Numerasi Kontekstual” dalam Mata Pelajaran Non-Matematika
🧭 Tujuan:
Mengintegrasikan keterampilan numerasi ke dalam pelajaran seperti IPA, IPS, Bahasa Indonesia, dan Seni.
📚 Kegiatan:
• Dalam pelajaran IPS: siswa menghitung selisih jumlah penduduk antar wilayah.
• Dalam Bahasa Indonesia: membuat artikel dengan data grafik.
• Dalam Seni Budaya: membuat pola simetris atau menghitung luas karya kolase.
🎯 Metode:
• Project Based Learning (PjBL)
• Kolaboratif lintas mata pelajaran
📝 Evaluasi:
• Rubrik penilaian proyek
• Refleksi antar siswa tentang penggunaan angka dalam konteks non-matematis
• Presentasi kelompok
3. Program “Numerasi di Dunia Nyata” (Eksplorasi Lingkungan)
🧭 Tujuan:
Mengenalkan siswa pada penerapan matematika dalam kehidupan nyata.
📚 Kegiatan:
• Mengamati harga barang di warung sekitar, lalu membandingkan/membuat grafik harga.
• Mengukur suhu udara, panjang/luas lapangan, dan menghitung keliling sekolah.
• Membuat rencana anggaran belanja sederhana.
🎯 Metode:
• Contextual Teaching and Learning (CTL)
• Observasi lapangan
📝 Evaluasi:
• Laporan observasi numerasi
• Diskusi kelas
• Kuis berbasis data temuan
4. Program “Literasi & Numerasi Terpadu” melalui Cerita Matematika
🧭 Tujuan:
Mengembangkan pemahaman konsep matematika melalui cerita, narasi, dan bacaan numeratif.
📚 Kegiatan:
• Membacakan cerita dengan tantangan numerasi (contoh: cerita tentang anak menjual 3 jenis kue, lalu menghitung keuntungan).
• Siswa membuat cerita matematika versi mereka sendiri.
• Membuat buku mini “Kisah Angka dan Logika”.
🎯 Metode:
• Storytelling
• Cross-Literacy Approach
📝 Evaluasi:
• Penilaian karya tulis narasi numeratif
• Uji pemahaman soal dari cerita
• Review antar kelompok
5. Program “Kuis Numerasi Interaktif & Digital”
🧭 Tujuan:
Meningkatkan ketertarikan siswa dalam mengasah numerasi dengan teknologi dan gamifikasi.
📚 Kegiatan:
• Menggunakan aplikasi seperti Quizizz, Kahoot, Wordwall, Matific untuk latihan soal numerasi interaktif.
• Mengadakan turnamen kuis numerasi bulanan antar kelas.
• Menyediakan “level game” soal numerasi dari mudah ke sulit.
🎯 Metode:
• Gamification
• Self-paced Learning
📝 Evaluasi:
• Tracking hasil kuis otomatis
• Laporan perkembangan skor per siswa
• Hadiah simbolik bagi siswa/kelas aktif
Friday, November 22, 2024
Soal Tes Akhir Modul Pengembangan Profesi Guru Beserta Kunci Jawaban PPG PAI Dalam Jabatan
Tes Akhir Modul atau TAM Pengembangan Profesi Guru merupakan salah satu soal yang harus diselesaikan oleh mahasiswa setelah selesai pendalaman materi modul Pengembangan Profesi Guru.
Selain membuat resume, mahasiswa juga harus mengerjakan soal pretest sebelum memulai mempelajari modul, soal-soal test formatif, serta test akhir modul.
1. Baca dengan seksama informasi berikut:
1) Memiliki suatu keahlian yang khusus.
2) Diambil sebagai pemenuhan panggilan hidup.
3) Memiliki teori-teori yang baku secara universal.
4) Memiliki bakat, minat, panggilan, dan idealisme.
5) Memiliki kualifikasi pendidikan dan latar belakang pendidikan sesuai dengan bidang tugas.
6) Menampilkan Perilaku yang Mendekati Standar Ideal
7) Meningkatkan dan Memelihara Citra Profesi
8) Memanfaatkan setiap Kesempatan Pengembangan Profesional
9) Memiliki Kebanggaan Terhadap Profesinya
10) Memiliki kompetensi yang diperlukan sesuai dengan bidang tugas.
Motivasi instrinsik yang dapat dilihat dari etos kerja seorang guru profesional ditunjukkan pada nomor…
A. 1), 2), 3), 4)
B. 1), 3), 4), 5)
C. 6), 7), 8), 9)
D. 4), 5), 6), 7)
E. 1), 5), 7), 10)
2. Pada UU Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen menempatkan kedudukan guru sebagai tenaga profesional sangat urgen. Kedudukan guru sebagai tenaga profesional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) berfungsi untuk …
A. Meningkatkan martabat dan peran guru sebagai agen pembelajaran dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan nasional.
B. Melaksanakan sistem pendidikan nasional dan mewujudkan tujuan pendidikan nasional
C. Mewujudkan tujuan pendidikan nasional, yaitu berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, serta menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab.
D. Meningkatkan dan memelihara citra profesi
E. Meningkatkan kompetensi yang diperlukan sesuai dengan bidang tugas
3. Guru mempunyai kedudukan sebagai tenaga professional, dibuktikan dengan …
A. Ijasah akademik pendidikan tinggi program sarjana atau program diploma empat
B. Mengikuti pendidikan dan pelatihan
C. Peran sebagai agen pembelajaran
D. Sertifikat pendidik
E. kompetensi
4. Baca lah informasi berikut:
1) Belajar tanpa batas sesuai minat
2) Keterampilan belajar mandiri (self-motivated learning)
3) Banyak belajar dari berbagai sumber (cetak maupun elektronik)
4) Berpikir analitis dalam penyelesaian masalah
5) Kreatifitas dan inovasi
6) Komputer dan literasi Teknologi
Informasi dan Komunikasi Keterampilan penting abad 21 yang sangat relevan menjadi orientasi pembelajaran di Indonesia adalah…
A. 1) dan 2)
B. 2) dan 3)
C. 3 dan 4)
D. 1) dan 5)
E. 4) dan 6)
5. Dalam penyelenggaraan pendidikan berkualitas, yang memegang peranan sangat penting adalah sumberdaya manusia, dari kepala sekolah, guru dan tenaga kependidikan. Faktor yang paling esensial dalam proses pendidikan adalah manusia yang ditugasi dengan pekerjaan untuk menghasilkan perubahan yang telah direncanakan pada anak didik. Dari pernyataan di atas dapat disimpulkan …
6. Kode Etik Guru Indonesia adalah norma dan asas yang disepakati dan diterima oleh guruguru Indonesia sebagai pedoman sikap dan perilaku dalam melaksanakan tugas profesi sebagai pendidik, anggota masyarakat, dan warga negara. Satu diantara 10 Kode Etik Guru di bawah ini adalah …
A. Aktif dalam organisasi guru (PGRI)
B. Guru secara pribadi dan bersama-sama mengembangkan dan meningkatkan mutu dan martabat profesinya.
C. Mengkritisi kebijakan pemerintah dalam bidang pendidikan
D. Menjaga jarak hubungan baik dengan orangtua siswa dan masyarakat sekitarnya
E. Membina persatuan dan kesatuan bangsa yang berwatak
7. Pengembangan keprofesian berkelanjutan guna mendukung pengembangan profesi bagi guru pembelajar (PPGP) mencakup kegiatan perencanaan yang diawali dari hasil evaluasi diri, Uji kompetensi guru (UKG), dan Penilaian Kinerja Guru (PK Guru) oleh Kepala Sekolah dan/atau tim penilai sekolah pada pelaksanaan pembelajaran di kelas dan tugas lainnya. Manfaat dari hasil evaluasi diri adalah …
A. Guru berhasil membimbing peserta didik untuk membentuk manusia Indonesia seeutuhnya yang berjiwa pancasila
B. Guru memiliki dan melaksanakan kejujuran profesional
C. Guru memperhatikan peserta didik dalam belajar
D. Guru secara pribadi dan bersama-sama mengembangkan meningkatkan mutu dan martabat profesi
E. Guru mampu meningkatkan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian untuk pelaksanaan pembelajaran yang berdampak pada pengembangan kariernya.
8. Penilaian Kinerja (PK) Guru merupakan acuan bagi sekolah/madrasah untuk menetapkan pengembangan karir dan promosi guru. Bagi guru, PK Guru merupakan pedoman untuk mengetahui unsur-unsur kinerja yang dinilai dan merupakan sarana untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan individu dalam rangka memperbaiki kualitas kinerjanya. PK Guru dilakukan terhadap kompetensi guru sesuai dengan tugas pembelajaran, pembimbingan, atau tugas tambahan yang relevan dengan fungsi sekolah/madrasah. Khusus untuk kegiatan pembelajaran atau pembimbingan, kompetensi yang dijadikan dasar untuk penilaian kinerja guru adalah kompetensi pedagogik, profesional, sosial dan kepribadian, sebagaimana ditetapkan dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 Tahun 2007. Pernyataan yang tepat berdasarkan pernyataan di atas adalah …
A. PK Guru merupakan acuan bagi sekolah/madrasah untuk menetapkan kesejahteraan guru
B. PK Guru sebagai acuan bagi sekolah/madrasah untuk menetapkan pengembangan karir dan promosi guru
C. PK Guru merupakan pedoman untuk mengetahui unsur-unsur kinerja yang dinilai dan merupakan sarana untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan peserta didik selama proses pembelajaran
D. Kompetensi yang dijadikan dasar untuk penilaian kinerja guru adalah kompetensi profesional
E. PK Guru yang paling besar nilainya adalah Publikasi Ilmiah, Karya Inovatif
9. Publikasi ilmiah adalah karya tulis ilmiah yang telah dipublikasikan kepada masyarakat sebagai bentuk kontribusi guru terhadap peningkatan kualitas proses pembelajaran di sekolah dan pengembangan dunia pendidikan secara umum. Yang termasuk kategori publikasi ilmiah adalah…
A. Presentasi pada forum ilmiah dari hasil penelitian atau gagasan ilmu bidangpendidikan formal.
B. Pengembangan kurikulum, penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan pengembangan bahan ajar
C. Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam pembelajaran
D. Penemuan teknologi tepat guna dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran
E. Secara pribadi dan bersama-sama mengembangkan dan meningkatkan mutu dan martabat profesinya
A. Untuk memecahkan permasalahan nyata yang terjadi di dalam kelas
B. Untuk peningkatan kualitas praktik pembelajaran di kelas secara terus-menerus
C. Untuk meningkatkan sikap profesional pendidik
D. Untuk peningkatan mutu dan kinerja guru sebagai ujung tombak pelaksanaan proses pendidikan
E. Untuk peningkatan efisiensi pengelolaan pendidikan, peningkatan atau perbaikan proses pembelajaran
12. Karya tulis ilmiah adalah tulisan yang disusun berdasarkan fakta atau analisa, disajikan dengan menggunakan bahasa baku dan memberikan informasi yang bersifat obyektif dan rasional. Untuk memahami lebih mendalam tentang karya tulis ilmiah, setidaknya perlu dipahami karakteristik penulisannya. Dengan memahami hal ini, dapat memberikan bekal bagi kita untuk dapat membedakannya dengan karya tulis lainnya, Yang bukan termasuk karakteristik penulisan karya ilmiah adalah …
Sunday, October 27, 2024
Soal TAM (Test Akhir Modul) untuk modul teori belajar PPG PAI
Dalam artikel ini terdapat beberapa soal pilihan ganda test akhir modul.
Berikut contoh soal yang ada ini bisa dipelajari dengan sebaik mungkin sebelum pelaksanaan test akhir modul.
Mudah-mudahan soal-soal tersebut keluar sebagai soal yang akan diujikan nantinya.
Soal Nomor 1 Untuk mencapai kompetensi praktik shalat, guru berulang-ulang membarikan contoh peragaan praktik shalat. Peserta didik diminta berlatih menirukan contoh yang diperagakan oleh guru. Guru memberikan pujian kepada siswa yang tepat dalam menirukan praktik shalat yang benar, dan sebaliknya memberikan teguran kepada peserta didik yang masih salah. Berdasarkan deskripsi kegiatan tersebut, teori belajar apa yang digunakan oleh guru dan peserta didik?
A. Behavioristik
B. Kognitivistik
C. Humanistik
D. Konstruktivistik
E. Teori belajar sosial
Soal Nomor 2 Pada bagian pendahuluan dalam kegiatan pembelajaran, guru mengajukan beberapa pertanyaan kepada peserta didik tentang perbedaan pendapat mengenai jumlah rakaat shalat tarawih. Peserta didik diminta untuk menjelaskan dasar hukum tarawih yang sudah dikuasai oleh peserta didik. Guru menginformasikan kepada peserta didik tentang pengertian dan dasar hukum, dan beberapa pendapat ulama mengenai jumlah rakaat tarawih. Berdasarkan deskripsi kegiatan tersebut, teori belajar apa yang digunakan oleh guru dan peserta didik?
A. Behavioristik
B. Kognitivistik
C. Humanistik
D. Konstruktivistik
E. Teori belajar sosial
Soal Nomor 3 Dalam kegiatan pembelajaran, guru berulang-ulang memperdengarkan contoh bacaan Q.S. Al-Falaq yang fasih. Peserta didik diminta berlatih menirukan ucapan pelafalan yang didengarnya. Guru selalu memberikan pujian kepada siswa yang sudah fasih melafalkan Q.S. Al-Falaq, dan sebaliknya memberikan teguran kepada peserta didik yang masih salah dalam melafalkan Q.S. Al-Falaq. Berdasarkan deskripsi kegiatan tersebut, teori belajar apa yang digunakan oleh guru dan peserta didik?
A. Behavioristik model Watson
B. Behavioristik model Guthrie
C. Behavioristik model Thorndike
D. Behavioristik model pembiasaan klasik
E. Behavioristik model Skinner
Soal Nomor 4 Dalam kegiatan pembelajaran, guru meminta beberapa orang peserta didik untuk melafalkan Q.S. Al-Lahab. Peserta didik lainnya yang ada di dalam kelas diberi kesempatan untuk menyampaikan komentar atas kekurangan bacaan temannya. Beberapa peserta didik yang sudah lebih fasih bacaan Q.S. Al-Lahab diberikan kesempatan untuk menunjukkan contoh bacaan yang tepat pada Q.S. Al-Lahab tersebut. Berdasarkan deskripsi kegiatan tersebut, teori belajar apa yang digunakan oleh guru dan peserta didik?
A. Behavioristik
B. Kognitivistik
C. Humanistik
D. Konstruktivistik
E. Teori belajar sosial
Soal Nomor 5 Dalam kegiatan pembelajaran, guru meminta beberapa orang peserta didik untuk memperbaiki kemampuan membaca al-Quran. Peserta didik difasilitasi berdiskusi kelompok untuk menenyepakati tujuan dan rencana belajar untuk memperbaiki kemampuan melafalkan bacaan shalat secara mandiri dan kelompok. Berdasarkan deskripsi kegiatan tersebut, teori belajar apa yang digunakan oleh guru dan peserta didik?
A. Behavioristik
B. Kognitivistik
C. Humanistik
D. Konstruktivistik
E. Teori belajar sosial
Soal Nomor 6 Untuk mencapai Kompetensi Dasar (KD) yang berbunyi “memahami jalur masuk Islam ke Nusantara” guru menyiapkan materi ajar berupa gambar-gambar bukti-bukti sejarah jalur masuk Islam ke Nusantara. Pendekatan pembelajaran yang tepat agar peserta didik memahami secara kritis memahmi jalur masuk Islam tersebut adalah ……
A. Keteladanan
B. Historis
C. Atraktif
D. Kontekstual
E. Problematik
Soal Nomor 7 Untuk mencapai Kompetensi Dasar (KD) yang berbunyi “memahami jalur masuk Islam ke Nusantara” guru menyiapkan materi ajar berupa gambar-gambar ilustrasi keterkaitan budaya Islam di Nusantara dengan budaya bangsa yang menjadi jalur masuk Islam ke Nusantara. Pendekatan pembelajaran yang tepat agar peserta didik memahami secara kreatif memahmi jalur masuk Islam tersebut adalah ……
A. Ceramah
B. Diskusi
C. Discovery
D. Problem based learning
E. Project based learning
Soal Nomor 8 Di akhir suatu pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu menumbuhkan pengaruh zakat terhadap keadilan sosial. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka guru PAI dapat menggunakan model pembelajaran ……………
A. Ceramah
B. Diskusi
C. Discovery
D. Problem based learning
E. Project based learning
Soal Nomor 9 Untuk mencapai kompetensi “memahami makna Q.S. al-Kafirun dengan baik dan benar”, dilakukan pembelajaran, di antaranya:1. Membaca Q.S. al-Kafirun2. Mengartikan Q.S. al-Kafirun3. Mendengarkan penjelasan tentang Q.S. al-Kafirun4. Mendiskusikan cara membaca Q.S. al-Kafirun5. Mendiskusikan arti perkata Q.S. al-Kafirun6. Mendiskusikan makna Q.S. al-KafirunDi antara urutan langkah pembelajaran yang tepat dengan menggunakan saintifik untuk mencapai kompetensi tersebut adalah ….
A. 1, 2, 3, 4
B. 1, 2, 3, 5
C. 1, 2, 5, 6
D. 2, 3, 4, 1
E. 2, 3, 4, 6
Soal Nomor 10 Di antara strategi pembelajaran yang tepat untuk membelajarkan peserta didik pada keterampilan abad 21, literasi dan karakter adalah …
A. Discovery learning
B. Competitive advantage
C. Drill and practice
D. Lecturing
E. Simplification
Soal Nomor 11 Perhatikan KD dan IPK berikut ini KD: “Menganalisis hikmah ibadah haji,zakat, dan wakaf bagi individu dan Masyarakat” IPK: “Menunjukkan keterkaitan antara zakat dengan kesalihan individu dan sosial” Untuk mencapai IPK pada KD di atas, tentukan sumber belajar berbasis IT yang paling tepat!
A. Internet
B. Gambar animasi harta yang harus dizakati
C. Tayangan video dalil-dalil kewajiban zakat
D. Video pelaksanaan pembagian zakat
E. Video ceramah pengurus Baznas
Sunday, October 20, 2024
Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Peningkatan hasil belajar siswa melalui strategi discovery learning
Bukti karya ini merupakan hasil penelitian tindakan kelas yang saya lakukan untuk mata pelajaran pendidikan agama islam kelas VIII di SMPN 1 Ciampel tentang peningkatanhasil belajar pai materi mendalami iman kepada kitab-kitab Allah melalui strategi discovery learning bagi siswa kelas VIII A SMPN 1 Ciaampel Kabupaten Karawang semester ganjil tahun ajaran 2024/2025. Setelah melakukan penelitian, peningkatan hasil belajar melalui strategi discovery learning efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik.
Thursday, March 7, 2024
Guguritan (Materi Kelas 8 Semester 2)
- Kinanti
- Asmarandana
- Sinom
- Dangdanggula
- Maskumambang
- Pucung
- Mijil
- Durma
- Pangkur
- Magatru
- Ladrang
- Balakbak
- Gurisa
- Gambuh
- Wirangrong
- Lambang
- Jurudemung
Thursday, September 22, 2022
Tuesday, August 2, 2022
Pengertian, unsur - unsur dan contoh teks berita
Pengertian Teks Berita
Teks
berita merupakan teks yang berisi informasi kejadian di dunia ini yang berupa
fakta. Saat ini, teks berita bisa disajikan melalui media cetak dan bahkan
media digital seperti melalui televisi, radio, dan juga situs-situs internet
atau media online yang marak di Indonesia. Tentu saja perkembangan teks berita
saat ini menjadi tonggak berkembangnya dunia informasi dan komunikasi.
Teks berita juga menyajikan mengenai peristiwa atau informasi tentang terjadinya suatu kejadian atau kejadian yang sedang atau telah terjadi di dunia. Penyampaian berita sebenarnya tak hanya berupa teks berita saja, tetapi juga bisa disampaikan secara lisan, seperti berita yang kita dengar di televisi, radio, atau bahkan di platform media sosial YouTube.
Menurut
KBBI, berita adalah cerita atau keterangan mengenai kejadian atau peristiwa
yang hangat. Nah, dapat kita simpulkan bahwa teks berita adalah suatu teks
yang menyampaikan kabar atau informasi kepada masyarakat tentang suatu peristiwa
atau kejadian faktual dan aktual yang diinformasikan secara
tertulis.
Unsur-unsur Teks Berita
Untuk
memenuhi berita yang baik, sebuah berita harus memiliki unsur-unsur teks berita
yang lengkap. Setidaknya, ada enam unsur-unsur teks berita yang bisa membuat
berita tersebut dianggap informatif dan juga mampu menyampaikan informasi
dengan baik. Di bawah ini akan dijelaskan mengenai berbagai unsur-unsur teks
berita.
1. Faktual
Unsur-unsur
teks berita yang pertama yaitu faktual. Artinya informasi yang disampaikan di
dalam berita harus benar-benar nyata dan dapat dibuktikan kebenarannya. Berita
yang disampaikan tidak boleh bersifat opini atau bahkan membohongi dan
memprovokasi masyarakat.
2. Aktual
Unsur-unsur
teks berita yang kedua adalah aktual, di mana informasi disampaikan harus
bersifat aktual, yang artinya peristiwa yang sedang hangat-hangatnya
dibicarakan dalam masyarakat.
3. Seimbang
Unsur-unsur
teks berita juga harus seimbang, artinya di dalam berita tidak boleh memihak
salah satu pihak.
4. Peristiwa penting
Unsur-unsur
teks berita yang selanjutnya harus berisi mengenai informasi penting yang
dibutuhkan oleh masyarakat, selain itu berita juga harus bersifat edukatif,
sehingga berita tersebut dapat memberi pengetahuan dan bermanfaat bagi masyarakat.
5. Lengkap
Di
dalam unsur-unsur teks berita, harus mengandung unsur berita yang lengkap yaitu
5W+1H (What, Who, Where, Why, When, How). Di bawah ini akan
dijabarkan maksud dari 5W+1H.
a. What (Apa). Unsur-unsur teks berita yang pertama adalah what atau apa. What atau apa,
ini biasanya berisi nama atau identitas apa yang sedang atau telah terjadi
dalam suatu peristiwa atau kejadian.
b. Who (Siapa). Unsur-unsur teks berita yang kedua adalah who atau siapa. Biasanya, who ini berisi mengenai siapa saja yang terlibat
di dalam suatu kejadian atau peristiwa di dalam teks berita tersebut. Selain
itu, who juga biasanya menyebutkan siapa tokoh utama
yang menjadi sorotan berita.
c. Where (Di mana). Unsur-unsur teks berita yang selanjutnya
adalah where. Where ini
menyatakan lokasi atau tempat terjadinya suatu peristiwa atau kejadian di dalam
teks berita tersebut.
d. When (Kapan). Unsur-unsur teks berita yaitu when berisi waktu dari kejadian atau peristiwa
yang sedang atau telah dilaporkan di dalam teks berita.
e. Why (Mengapa). Unsur-unsur teks berita why ini berisi mengapa atau alasan apa yang
membuat peristiwa atau kejadian tersebut terjadi. Unsur ini biasanya mencakup
detail mengenai penyebab dari suatu peristiwa tersebut terjadi.
f. How (Bagaimana). Unsur-unsur teks berita di dalam syarat
kelengkapan berita yang terakhir adalah how, yang mana
berisi mengenai bagaimana keadaan atau proses terjadinya kejadian atau suatu
peristiwa tersebut.
6. Menarik
UPDATE
Kasus Suspek Covid-19 Terbaru di Indonesia
Saat ini, Indonesia
masih harus menghadapi pandemi Covid-19. Oleh sebab itu, pemerintah terus
berupaya menekan angka penambahan kasus Covid-19 di Indonesia, salah satunya
dengan mendorong keberhasilan vaksinasi Covid-19. Dengan melakukan vaksinasi
Covid-19, harapannya akan tercipta herd immunity dan
menekan gejala dan angka kematian akibat Covid-19.
Akan tetapi, kasus Covid-19 di Indonesia
masih tetap ada dan belum bersih sepenuhnya. Bahkan hingga hari ini, Rabu
(17/11/2021), Indonesia mencatat sebanyak 7.177 kasus suspek Covid-19 yang
kembali menyerang Indonesia. Hal ini disampaikan oleh Satuan Tugas Penanganan
Covid-19 melalui dokumen yang disiarkan kepada wartawan Indonesia.
Seperti yang kita tahu, istilah suspek ini
merujuk pada orang yang mengalami infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA dan
selama 14 hari terakhir diketahui memiliki riwayat kontak dengan penderita
Covid-19, akan tetapi, kasus ini belum tentu dinyatakan positif Covid-19. Meski
demikian, kasus suspek Covid-19 harus tetap menjalani isolasi mandiri untuk
menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Sementara itu, kasus positif Covid-19 per
hari ini dicatatkan bertambah sebanyak 522 kasus positif Covid-19 selama 24 jam
terakhir di Indonesia. Artinya, saat ini total pasien Covid-19 di Indonesia
mencapai angka 4.251.945 orang. Angka kasus kesembuhan Covid-19 juga bertambah,
sebanyak 458 kasus per hari ini, sehingga jika ditotal, total kasus kesembuhan
sampai hari ini mencapai 4.099.857 kasus.
Sedangkan angka kematian kasus Covid-19 per
tanggal 16 November 2021 hingga 17 November 2021 tercatat ada 13 kasus kematian
akibat Covid-19. Dengan demikian, total kasus kematian akibat Covid-19 di
Indonesia mencapai 143.698 kasus kematian. Lalu bagaimana dengan capaian
vaksinasi di Indonesia?
Menurut Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi, cakupan
vaksinasi Covid-19 di Indonesia sudah melampaui target yang ditetapkan oleh
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yaitu sebesar 40 persen sampai akhir tahun
2021.
Nadia mengatakan bahwa hingga Minggu (14/11/2021), dari 208,2 juta target sasaran, sudah sebanyak 215,6 juta dosis vaksin diberikan kepada 130,3 juta orang atau 62,5 persen untuk dosis pertama dan 83,1 juta orang atau 40,4 persen untuk dosis kedua. Dengan demikian, pemerintah berharap upaya tersebut dapat menekan angka perawatan di rumah sakit dan mengurangi risiko kematian akibat Covid-19.
WHO: Omicron Lebih Cepat Menular daripada
Delta, Lemahkan Vaksin
Jakarta, CNN Indonesia -- Penelitian
data awal oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menunjukkan Covid-19 varian
Omicron lebih cepat menular ketimbang Delta dan dapat melemahkan vaksin yang
ada saat ini.
"Berdasarkan data yang ada saat
ini, Omicron kemungkinan bakal mengalahkan varian Delta di tempat di mana
terjadi penularan antar-masyarakat," demikian pernyataan WHO yang dikutip
AFP, Minggu (12/12).
Merujuk pada data yang dihimpun WHO,
saat ini Omicron sudah menyebar di 63 negara. Mereka melihat Omicron cepat
menyebar di Afrika Selatan, di mana varian Delta tak mendominasi.
Namun, mereka juga mencatat penyebaran
cepat Covid-19 varian Omicron di Inggris, yang kasusnya secara keseluruhan
sebenarnya masih didominasi Delta.
Meski demikian, WHO menegaskan bahwa
data yang ada saat ini masih kurang. Mereka pun belum dapat memastikan tingkat
penularan Omicron tinggi karena lebih mudah menembus respons imun atau memang
lebih cepat menular.
Selain itu, WHO juga menyatakan bahwa
data awal menunjukkan Omicron menyebabkan "pengurangan efikasi vaksin
terjadi infeksi dan penularan [Covid-19]."
Terlepas dari temuan tersebut, WHO
menekankan bahwa infeksi virus corona varian Omicron sejauh ini hanya
menyebabkan gejala ringan. Mereka masih mengumpulkan data untuk menentukan
tingkat keparahan klinis Omicron.
Penelitian ini masih terus dilakukan
setelah Afrika Selatan melaporkan temuan varian baru tersebut ke WHO pada 24
November lalu.
Sejak saat itu, banyak pakar memang
menyebut Omicron lebih cepat menular dan kemungkinan dapat melemahkan vaksin
yang sudah ada saat ini.
Kendati demikian, sejumlah produsen
vaksin menyatakan bahwa suntikan mereka masih efektif melawan Omicron.
Pfizer/BioNTech bahkan menyebut tiga dosis vaksin mereka efektif menangkal
varian baru itu.
Warga Mengungsi Akibat Letusan Gunung
Semeru Sebanyak 3.697 Jiwa
JAKARTA – Penanganan darurat pasca awan
panas guguran Gunung Semeru masih berlangsung pada hari keempat. Bencana
letusan tidak hanya berdampak pada jatuhnya korban jiwa dan kerusakan, tetapi
juga warga yang mengungsi akibat rusaknya tempat tinggal akibat material
vulkanik.
Data terkini Pos Komando (Posko) Tanggap
Darurat Bencana Dampak Awan Panas dan Guguran Gunung Semeru pada hari ini,
Selasa (7/12), pukul 12.00 WIB, jumlah warga mengungsi mengalami peningkatan
menjadi 3.697 jiwa. Warga yang mengungsi ini sebagian besar berada di wilayah
Kabupaten Lumajang, sedangkan di Kabupaten Malang hanya terdapat 24 jiwa.
Sebaran titik pengungsian di Kabupaten
Lumajang berada di Kecamatan Pronojiwo dengan 9 titik berjumlah 382 jiwa,
Kecamatan Candipuro 6 titik 1.136 jiwa, Kecamatan Pasirian 4 titik 563 jiwa,
Kecamatan Lumajang 188 jiwa, Kecamatan Tempeh 290 jiwa, Kecamatan Sumberseko 67
jiwa, Kecamatan Sukodono 45 jiwa,
Data korban jiwa tercatat warga
luka-luka 56 jiwa, hilang 17 jiwa dan meninggal dunia 34 jiwa, sedangkan jumlah
populasi terdampak sebanyak 5.205 jiwa. Terkait dengan jumlah warga yang
dinyatakan hilang dan luka, posko masih melakukan pemutakhiran data dan
validasi.
Selain dampak korban jiwa, erupsi
mengakibatkan 2.970 unit rumah terdampak. Pihak pemerintah daerah masih
melakukan pemutakhiran jumlah rumah terdampak maupun tingkat kerusakan.
Bangunan terdampak lainnya berupa fasilitas pendidikan 38 unit dan jembatan terputus
(Gladak Perak) 1 unit.
Hari keempat pasca erupsi, Presiden Joko
Widodo meninjau lokasi terdampak yang berada di Kabupaten Lumajang. Presiden
tiba di Lapangan Desa Sumberwuluh, Kabupaten Lumajang, pukul 10.21 WIB.
Presiden Jokowi bertemu para penyintas, melihat dapur umum dan meninjau pos
Kesehatan serta menyerahkan santunan kepada para ahli waris korban meninggal
akibat erupsi.
Sementara itu, Gunung Semeru terpantau
mengalami 2 kali gempa letusan dan durasi gempa 55 – 125 detik. Di samping itu,
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menginformasikan terjadi
7 kali gempa guguran dengan durasi 50 – 120 detik. Terkait dengan rekomendasi
PVMBG terhadap aktivitas vulkanik Gunung Semeru sebagai berikut.
Pertama, masyarakat tidak beraktivitas dalam
radius 1 km dari kawah atau puncak Gunung Semeru dan jarak 5 km arah bukaan
kawah di sektor tenggara - selatan, serta mewaspadai awan panas guguran,
guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai atau lembah yang berhulu di
puncak Gunung Semeru. Selanjutnya, radius dan jarak rekomendasi ini akan
dievaluasi terus untuk antisipasi jika terjadi gejala perubahan ancaman bahaya.
Kedua, mengimbau masyarakat agar
menjauhi atau tidak beraktivitas di area terdampak material awan panas karena
saat ini suhunya masih tinggi.
Ketiga, masyarakat perlu mewaspadai
potensi luncuran di sepanjang lembah jalur awan panas Besuk Kobokan.
Keempat, masyarakat perlu mewaspadai
ancaman lahar di alur sungai atau lembah yang berhulu di Gunung Semeru. Hal
tersebut mengingat banyaknya material vulkanik yang sudah terbentuk.
Sebanyak 16 Unit Damkar Padamkan Api
yang Bakar Dua Rumah di Cipete Utara
Dua rumah di Cipete Utara, Jakarta
Selatan, terbakar. Kebakaran ini sempat membuat lalu lintas di sekitar lokasi
menjadi macet.
Dua rumah yang terbakar tersebut
berlokasi di kawasan perkampungan Jalan Haji Jian, Cilandak Utara, Jakarta
Selatan.
"Itu lokasinya masuk perkampungan.
Jadi, masuk Jalan Fatmawati Raya, kemudian masuk Jalan Cipete, dan masuk Jalan
Haji Jian," kata petugas Pemadam Kebakaran Sudin Jakarta Selatan, Dendi.
Enam belas unit mobil pemadam kebakaran
dikerahkan ke lokasi. Mobil-mobil itu menyebar dan berusaha menjangkau lokasi
kebakaran dari segala penjuru mata angin, mencari jalan tercepat. Akibatnya,
macet tak terelakkan.
"Macet. Dari utara, barat, timur,
kita kerahkan supaya mana yang lebih dulu sampai langsung bisa menangani.
Jadinya macet di Cipete, di Pos Fatmawati, dan sekitarnya," tutur Dendi.
Dendi menyatakan dua rumah yang terbakar itu berhasil dipadamkan dan sekarang sedang dilakukan pendinginan. Beruntung tak ada korban jiwa dari kebakaran ini. Penyebab kebakaran belum bisa dipastikan oleh petugas.
Kemarin malam,
tepatnya pada pukul 22.14 WIB telah terjadi sebuah peristiwa tak terduga di
wilayah kompleks perumahan Griya Jaya Bekasi. Peristiwa tak terduga tersebut
menimpa keluarga Pak Andi, di mana rumah milik mereka hangus terbakar dilalap
si jago merah. Penyebab terjadinya kebakaran diduga karena sang pemilik rumah
menaruh lilin di atas lemari kayu.
Beruntung bagi pemilik rumah karena musibah tersebut tidak memakan korban jiwa. Hal ini dikarenakan saat terjadinya kebakaran Pak Andi sedang menghadiri tahlilan di rumah tetangganya. Sementara itu, sang istri juga tidak ada di rumah karena sedang pulang kampung. Meskipun tidak ada korban jiwa, peristiwa ini tetap saja mengakibatkan kerugian materi hingga 800 juta rupiah.
Rem Blong, Mobil Ferrari Mewah Hantam Pembatas Jalan
Kecelakaan kembali
terjadi di ruas tol Cipali tepatnya pada malam hari, 4 Maret 2015. Kecelakaan
ini dialami sebuah mobil mewah yang dikendarai seorang anak muda bernama Agus.
Penyebab utama
kecelakaan mobil ini karena sang pengemudi berkendara dengan kecepatan di atas
120 km/jam. Saat sedang melaju dengan kecepatan tinggi, pengemudi tiba-tiba
tidak bisa mengendalikan mobilnya karena rem yang blong.
Akibatnya, mobil
Ferrari bernomor polisi B 3641 AH itu menabrak pembatas jalan. Untungnya sang
pengemudi dapat segera diselamatkan dan langsung dibawa ke rumah sakit terdekat
untuk mendapatkan perawatan medis.
Positif COVID-19,
Praveen/Melati Batal Bertanding di German Open 2022
Praveen Jordan dan
Melati Daeva Oktavianti batal bertanding di German Open 2022 karena
terkonfirmasi positif COVID-19. Kabar ini dikonfirmasi oleh Ketua PB Djarum,
Yoppy Rosimin. Keduanya dikonfirmasi positif COVID-19 menjelang keberangkatan
pada Jumat (4/3).
Selain Praveen dan
Melati, pasangan ganda campuran lainnya yakni Dejan Ferdinansyah/Gloria
Emanuella Widjaja juga dikabarkan positif COVID-19. Sementara pelatih mixed
doubles PB Djarum, Vita Marissa dinyatakan negatif COVID-19.
Selain German Open, dua pasangan tersebut juga dijadwalkan akan bertanding di dua seri Eropa lainnya, All England dan Swiss Open 2022. Namun pembatalan keikutsertaan keempat atlet tersebut baru dilakukan untuk ajang German Open 2022.
Waspada Cuaca Ekstrem
di Musim Hujan
Badan Meteorologi
Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Bogor, Jawa Barat, memperkirakan puncak
cuaca ekstrim akan berlangsung pada bulan Januari hingga Maret mendatang.
Selain hujan badai, cuaca ekstrim juga akan berpotensi terjadi puting beliung.
Dari pantauan citra
satelit setempat, wilayah Bogor dinilai rawan terjangan puting beliung karena
berada di tengah himpitan Gunung Salak dan Pangrango. Masyarakat diminta
waspada terhadap gejala kilatan petir awal pada sore hari sebagai penanda
potensi angin ribut.
Untuk mengantisipasi
ancaman bahaya pohon tumbang, Dinas Pertamanan Kota Bogor mulai gencar
memangkas dahan dan ranting pohon disepanjang jalur utama. Pepohonan besar
berusia tua juga ditebang lantaran kondisi batangnya keropos. Selain itu, posko
kebencanaan juga disiagakan untuk mempercepat sistem komunikasi.
Dalam kondisi seperti
ini, sayangnya teknologi yang dimiliki BMKG Indonesia saat ini belum mampu
memprediksi kemunculan puting beliung karena diameternya kurang dari 1 km.
Sedangkan radar dan citra satelit BMKG hanya mampu mendeteksi awan cumulonimbus
di atas diameter 4 km.
Jelang Imlek, Warga
China Gelar Beragam Tradisi Menarik
Tanggal 10 Februari
2008 tinggal dua hari lagi. Bagi masyarakat etnis China, tanggal tersebut
adalah hari yang spesial.
Tepat pada tanggal
tersebut mereka akan merayakan hari raya Imlek 2559 yang disebut tahun tikus
dalam penanggalan China. Ada tradisi menarik yang dilakukan oleh warga
keturunan China sebelum Imlek dimulai yaitu membersihkan vihara.
Potret inilah yang
terlihat di Vihara Danagun Kota Bogor. Puluhan warga etnis China bahu membahu
membersihkan berbagai perabotan Vihara tidak terkecuali patung dewa.
Patung-patung tersebut
akan dimandikan secara khusus dalam sebuah ritual tahunan. Sebagai wujud
kegembiraan, mereka juga memasang berbagai pernak-pernik khas Imlek di jalanan
sekitar vihara.
Kemeriahan menjelang
tahun baru juga terlihat di kota Semarang. Akan tetapi, warga China di Semarang
memiliki cara yang berbeda untuk menyambut datangnya Imlek.
Pada momen menjelang
Imlek mereka menggelar sebuah pasar tumpah di daerah Pecinan yang dikenal
dengan nama Pasar Semawis. Ketika pasar dibuka beragam pertunjukkan khas China
mulai ditampilkan.
Satu di antara
pertunjukkan yang paling ditunggu oleh para penonton adalah atraksi barongsai.
Tidak hanya berbagai pertunjukkan khas China, acara ini juga menyuguhkan
beragam budaya masyarakat setempat.
Tuesday, February 15, 2022
It's a beautiful day!
Pada kegiatan selanjutnya Ananda secara berkelompok akan membaca beberapa percakapan dan mengidentifikasi kata-kata sifat lainnya terkait mendeskripsikan benda.
Work in groups of three. Study the following dialogs and complete the table by identifying the adjectives of the things.
| Things | Qualities | |
|---|---|---|
| Lina's room | ||
| |
Lina's room | Very unique and colorful |
| The chairs | ………………………………………….. | |
| The bed | ………………………………………….. | |
| The Table | ………………………………………………………. | |
| The bookshelf | …………………………………………………… | |
| Beni's living room | ||
| |
The couch | …………………………………………. |
| The color of the couch | ……………………………………….. | |
| The TV | ………………………………….. | |
| Siti's kitchen | ||
| |
The kitchen | ……………………………………………. |
| The dish rack | …………………………………………… | |
Memainkan Alat Musik Campuran (Materi Seni Budaya Kelas 7 Bab 12)
1. mengidentifikasi keragaman warisan budaya terutama lagu-lagu dan musik daerah;
2. memainkan musik ansambel lagu-lagu daerah di indonesia.
Ansambel merupakan jenis penampilan dan permainan musik. Pertunjukan ansambel memerlukan tiga alat musik berbeda. Kekompakan dan keharmonisasian merupakan keunggulan pada ansambel. Alat musik perkusi dapat dijadikan ansambel secara sederhana.
Alat musik ritmis adalah alat musik yang berfungsi sebagai pengiring melodi pokok. Alat ini ada yang bernada dan ada yang tidak bernada. Contohnya seperti gambar berikut :
(a), (b), (c), (d), dan (e)
Keterangan :
(a) tifa
(b) tifa
(c) ringbell
(d) rebana
(e) tamborin
Jika tidak memiliki alat musik tersebut, dapat diganti dengan berbagai benda yang mudah dijadikan alat musik ritmis, bisa ditepuk, diketuk atau menggunakan barang bekas seperti botol, kaleng, plastik diisi biji-bijian, dan sebagainya.
Alat musik melodis adalah alat musik yang berfungsi membawakan melodi suatu lagu. Contohnya rekorder, terompet, saluang dan sarong.
Alat musik harmonis ada yang sumber bunyinya dawai, ada juga elektronik. Alat musik ini digunakan untuk melodi pokok suatu lagu atau untuk mengiringi lagu. Yang termasuk alat musik harmonis, misalnya piano, elekton, organ, dan gitar.
Gitar adalah alat musik chordofone yaitu alat musik yang sumber bunyinya dawai. Gitar adalah alat musik yang praktis, mudah dibawa sehingga banyak orang menggunakan sebagai hiburan di mana pun dan kapan saja.
Alat musik gitar ada yang elektrik menggunakan listrik dan ada yang akustik. Alat musik gitar akustik memiliki enam dawai. Dawai nada satu bernada e, dawai dua bernada b, dawai tiga bernada g, dawai empat bernada d, dawai lima bernada a, dan dawai enam bernada e.
Ketika bermain gitar, kamu sering mendengar kunci gitar, yaitu kunci c, g, f, d, a, e, b. Kunci gitar mayor, minor dominan, septime dan sebagainya. Sebenarnya itu bukan kunci tetapi akor yaitu paduan beberapa nada yang terdengar merdu. Tanda kunci dalam notasi musik hanya dikenal dengan tiga jenis saja yaitu kunci G, kunci C, dan kunci F.
Alat musik tradisional dalam bentuk orkestra seperti gamelan, talempong, kolintang, dan gondang merupakan contoh warisan budaya yang tetap eksis dan hidup pada masyarakat pendukungnya. Alat musik seperti tifa, sasando, dan alat lainnya juga warisan yang perlu dilestarikan dan dikembangkan sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan zaman.
Lagu-lagu daerah merupakan kekayaan budaya bangsa. Lagu-lagu daerah memuat nilai-nilai kearifan lokal. Zaman dulu, orang tua sejak dini telah mengajarkan pendidikan karakter melalui lagu daerah setempat.
Warisan budaya dalam bentuk seni pertunjukan musik atau lagu perlu dilestarikan dan dikembangkan. Pelestarian dan pengembangan penting dilakukan agar dapat dijadikan media pembelajaran moral pada generasi muda. Seni pertunjukan musik tradisional dapat dijadikan pilar ekonomi kreatif sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat pendukungnya.
Setiap alat musik instrumen memiliki ciri dan karakter dalam memainkannya. Ada yang ditiup, dipetik, dan dipukul. Sasando dipetik, angklung diguncang-guncang sehingga angklung saling berhentakan dan menimbulkan bunyi. Rekorder alat musik tiup memerlukan pernapasan yang baik dan keterampilan dalam penjarian.
Membaca notasi merupakan kemampuan yang perlu terus dikembangkan. Karena dianggap penting, kini permainan musik tradisi pun sudah banyak yang ditulis menggunakan notasi.
Perdagangan Antarnegara
Perdagangan Antarnegara, pada subbab sebelumnya, kalian telah mempelajari perdagangan antardaerah atau antarpulau. Apakah kalian telah memahaminya? Pada zaman sekarang, batas dan jarak bukan lagi menjadi penghalang bagi seseorang atau badan untuk melakukan perdagangan. Bahkan antarnegara pun dapat melakukan perdagangan dengan mudah.
Perdagangan antarnegara yang dimaksud adalah individu atau lembaga dari negara kita yang menjual atau membeli barang dari individu atau badan yang ada di luar negeri. Terjadinya aktivitas perdagangan antaranegara akan menimbulkan aktivitas yang dinamakan ekspor dan impor.
Apakah kalian pernah mendengar kata ekspor dan impor? Tentu sudah. Untuk memudahkan kalian memahami tentang seluk-beluk perdagangan internasional, bacalah uraian materi berikut.
a. Pengertian dan ruang Lingkup Perdagangan Internasional
Perdagangan antarnegara atau sering disebut perdagangan internasional merupakan aktivitas perdagangan yang dilakukan oleh masyarakat suatu negara dengan masyarakat negara lain atas dasar kesepakatan bersama.
Masyarakat yang dimaksud dapat berupa individu, kelompok, lembaga, pemerintah suatu negara dengan negara lain. Ruang lingkup perdagangan antarnegara berkaitan dengan beberapa kegiatan, yaitu:
1) Perpindahan barang dan jasa dari suatu negara ke negara yang lain.
2) Perpindahan modal melalui investasi asing dari luar negeri ke dalam negeri.
3) Perpindahan tenaga kerja dari suatu negara ke negara lain.
4) Perpindahan teknologi dengan mendirikan pabrik-pabrik di negara lain.
5) Penyampaian informasi tentang kepastian adanya bahan baku dan pangsa pasar.
b. Aktivitas Perdagangan Internasional
Aktivitas perdagangan antarnegara terkait dengan dua aktivitas yang disebut dengan ekspor dan impor. Untuk memahami kedua istilah tersebut kalian baca uraian berikut.
1. Ekspor
Merupakan kegiatan menjual barang atau produk ke luar negeri. Ekspor dilakukan oleh seseorang atau badan. Pelaku ekspor ini disebut eksportir. Tujuan utama kegiatan ekspor adalah untuk memperoleh keuntungan.
Barang yang diekspor akan dibayar oleh pihak pembeli dengan alat pembayaran berupa mata uang asing atau mata uang luar negeri, seperti Dollar.
Mata uang asing ini selanjutnya ditukarkan menjadi Rupiah pada bank dalam negeri. Mata uang asing ini ditampung oleh pemerintah dan disebut sebagai devisa negara. Devisa yang terkumpul akan digunakan untuk membiayai impor. Apa itu impor? Impor akan dijelaskan pada uraian berikutnya.
2. Impor
Merupakan kegiatan membeli barang dari luar negeri. Seseorang atau badan yang melakukan impor disebut importir. Seorang importir membayar barang yang ia beli dengan mata uang asing.
Importir dapat menukarkan uang rupiah mereka dengan mata uang asing di bank dalam negeri. Selanjutnya, digunakan untuk membayar barang yang diimpor.
Barang-barang yang di impor oleh Indonesia terdiri dari dua macam, yaitu migas dan non-migas. Barang-barang yang termasuk dalam kelompok migas antara lain minyak tanah, bensin, solar, dan elpiji.
Adapun barang-barang yang termasuk dalam kelompok non-migas antara lain adalah karet, kopi, ikan, kayu lapis, kelapa sawit, serta barang tambang nonmigas seperti nikel dan batubara.
c. Kebijakan pemerintah untuk mendorong ekspor
1. Memberi Kemudahan Kepada Produsen Barang Ekspor
Kebijakan pemerintah untuk mendorong ekspor, yang pertama ini, untuk meningkatkan ekspor, pemerintah dapat memberikan beberapa kemudahan bagi produsen barang ekspor. Kebijakan yang mendukung peningkatan ekspor antara lain berupa kemudahan mengurus perizinan serta memberikan fasilitas kepada produsen barang ekspor.
Fasilitas dapat berupa pemberian bantuan teknologi, pelatihan inovasi produk, bantuan kredit dengan bunga rendah. Hal ini akan menjadikan produsen menjadi semangat untuk berproduksi. Harga faktor produksi yang murah dapat menurunkan harga jual sehingga dapat meningkatkan daya saing perusahaan.
2. Menjaga Kestabilan Nilai Tukar Rupiah
Kestabilan nilai tukar rupiah sangat penting bagi eksportir karena nilai tukar Rupiah yang stabil terhadap mata uang asing akan mempermudah para eksportir untuk menghitung biaya produksi produk ekspornya. Dengan kepastian nilai Rupiah, para eksportir lebih mudah dalam menentukan harga produknya di pasar internasional. Keadaan ini akan mengurangi tingkat keraguan eksportir untuk melakukan ekspor pada produk mereka.
3. Membuat Perjanjian Dagang Internasional
Perjanjian mengenai perdagangan internasional telah banyak dilakukan oleh beberapa negara. Perjanjian ini mencakup kesediaan masing-masing negara untuk menjadi pembeli atau penjual suatu barang, sehingga masing-masing negara memperoleh keuntungan.
Penjual atau eksportir mempunyai pasar dengan perlindungan istimewa dari perjanjian tersebut. Selain itu, pembeli juga dapat mempunyai penjual yang telah memenuhi kriteria sesuai perjanjian.
4. Meningkatkan Promosi
Dalam rangka mengenalkan produk dalam negeri di pasaran internasional, promosi menjadi hal yang sangat penting. Pelaksanaan promosi dapat berupa kegiatan pameran dagang, festival olah raga, seni, maupun kegiatan lainnya yang dapat berfungsi sebagai promosi.
Promosi dagang tersebut dilakukan oleh individu, lembaga swasta, maupun pemerintah. Pemerintah dapat menangani promosi dan pusat informasi dagang di luar negeri.
Contohnya, kantor-kantor pusat promosi dagang Indonesia atau Indonesian Trade Promotion Centre (ITPC), yang mengusahakan agar produk-produk Indonesia dikenal di luar negeri. Pemerintah telah mengusahakan membuat berbagai kebijakan terkait dengan ekspor untuk mendorong berkembangnya produsen dalam negeri. Akan tetapi, pada pelaksanaannya, terdapat pula beberapa hal yang dapat memengaruhi lancar atau tidaknya perkembangan ekspor suatu negara.
d. Faktor pendorong ekspor
Berikut ini beberapa faktor pendorong ekspor baik dari dalam ataupun luar negeri.
1. Keadaan Pasar Luar Negeri
Besar atau kecilnya permintaan dan penawaran dari berbagai negara dapat mempengaruhi harga di pasar dunia. Apabila permintaan di pasar dunia lebih banyak dari pada penawaran, maka harga cenderung naik.
Sebaliknya, apabila penawaran lebih banyak dari permintaan, maka harga cenderung turun. Keadaan ini akan memengaruhi para eksportir untuk meningkatkan atau menurunkan ekspornya.
2. Keuletan Eksportir untuk Menangkap Peluang Pasar
Seorang eksportir harus pandai menangkap dan memanfaatkan peluang pasar. Dengan kepandaian tersebut, mereka dapat memperoleh wilayah pemasaran yang luas. Oleh karena itu, para eksportir harus ahli di bidang strategi pemasaran.
3. Kondisi Sosial, Ekonomi, Politik Suatu Negara
faktor pendorong ekspor, bidang ekonomi, sosial, dan politik merupakan bidang yang terkait satu sama lain. Ketika ada ketidakstabilan pada salah satu bidang, maka bidang lain akan terpengaruh. Contohnya: negara tujuan ekspor sedang mengalami kerusuhan politik berupa perang antar suku. Hal tersebut tentu sangat memengaruhi keberlangsungan proses ekspor ke negara tersebut.
e. Manfaat Perdagangan Antarnegara
Manfaat Perdagangan Antarnegara, menurut Sadono Sukirno (2010), manfaat perdagangan antarnegara adalah sebagai berikut.
1. Memperoleh Keuntungan
Manfaat dari perdagangan adalah memperoleh keuntungan. Dengan adanya spesialisasi, yaitu produk unggul yang khas di tiap-tiap negara, produsen dapat menghasilkan produk dengan efsien.
Perdagangan antarnegara menyebabkan produsen bersemangat memaksimalkan produktivitas mereka tanpa khawatir kelebihan produknya tidak akan terjual. Sebab, mereka dapat menjualnya ke luar negeri.
2. Barang yang Tidak Dapat Diproduksi di dalam Negeri
Manfaat Perdagangan Antarnegara, setiap negara memiliki sumber daya yang belum tentu dimiliki oleh negara lain, sehingga hasil produksi tiap negara pun berbeda pula.
Banyak faktor yang memengaruhi perbedaan tersebut, antara lain kondisi geograf, iklim, penguasaan teknologi. Dengan adanya perdagangan antarnegara, setiap negara dapat bertukar hasil produksi untuk memperoleh barang yang tidak dapat diproduksi di negara mereka.
3. Menjalin Persahabatan Antarnegara
Jalinan persahabatan antarnegara menjadi hal yang sangat penting di era globalisasi. Adanya perdagangan antarnegara akan lebih memudahkan terjalinnya persahabatan.
Hubungan yang baik di bidang ekonomi akan memengaruhi hubungan di bidang yang lain, seperti pendidikan, kesehatan, sosial, serta kemanusiaan.
4. Transfer Teknologi Modern
Untuk menggunakan barang-barang impor berteknologi tinggi, dibutuhkan pengetahuan dan keterampilan tertentu. Maka, pada umumnya importir memberikan pelatihan penggunaan teknologi tersebut. Hal ini akan mempercepat terjadinya transfer teknologi modern.
f. Faktor-Faktor yang Mendorong Perdagangan Antarnegara
Banyak faktor yang mendorong suatu negara melakukan perdagangan antarnegara, di antaranya:
1. Untuk memenuhi kebutuhan barang dan jasa dalam negeri.
2. Keinginan memperoleh keuntungan dan meningkatkan pendapatan negara.
3. Adanya perbedaan kemampuan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam mengolah sumber daya ekonomi.
4. Kelebihan produk dalam negeri sehingga perlu pasar baru untuk menjual produk tersebut.
5. Adanya perbedaan keadaan seperti sumber daya alam, iklim, tenaga kerja, budaya, dan jumlah penduduk yang menyebabkan adanya perbedaan hasil produksi dan adanya keterbatasan produksi.
6. Keinginan membuka kerja sama, hubungan politik, dan dukungan dari negara lain.
7. Terjadinya era globalisasi sehingga tidak satu negara pun di dunia dapat hidup sendiri.
g. Perbedaan Perdagangan Antarpulau dengan Perdagangan Antarnegara
Ada tiga perbedaan utama antara perdagangan antarnegara dan perdagangan domestik/perdagangan antarpulau, yaitu sebagai berikut.
1. Peluang Perdagangan yang Lebih Luas
Pada perdagangan antarnegara, suatu negara dapat menjual barang/jasanya ke negara lain dan bisa membeli barang/jasa dari negara lain. Dalam perdagangan antarpulau, kita hanya dapat melakukan perdagangan antar daerah atau pulau dalam lingkup satu negara.
Jika tidak ada perdagangan antarnegara, orang Indonesia tidak bisa memiliki mobil, orang Amerika belum dapat makan pisang, seluruh dunia tidak dapat menikmati film Hollywood, dan lain sebagainya.
2. Adanya Kedaulatan Bangsa
Pada perdagangan antarnegara, bangsa-bangsa dapat mengatur aliran barang/jasa, tenaga kerja, dan keuangan. Negara-negara menunjukkan kedaulatannya di sini.
Sementara di perdagangan domestik, aliran perdagangan berjalan secara bebas tanpa regulasi yang berarti dari negara.
3. Penggunaan Kurs Tukar
Dalam melakukan perdagangan antarnegara, negara-negara menggunakan kurs tukar yang berbeda-beda. Ini berbeda dengan perdagangan domestik yang hanya menggunakan satu kurs tukar.
Perdagangan antarnegara juga membutuhkan sistem keuangan antarnegara yang dapat memastikan kelancaran aliran mata uang ini.
Mendukung perkembangan perdagangan di Indonesia, perlu dikembangkan sektor yang potensial untuk mendukung perdagangan, yaitu ekonomi maritim dan agrikultur.


